Puja
Trisandya dilaksanakan tiga kali sehari karena menurut Lontar Niti
Sastra, kita sebagai penganut Hindu Sekte Siwa Sidanta memuja Matahari
(Surya) sebagai keagungan dan kemahakuasaan Hyang Widhi. Matahari juga
sumber energi atau sumber kehidupan.
Pemujaan itu dimulai pagi-pagi
menyongsong terbitnya matahari (sekitar jam 05.30), siang hari tepat jam
12.00 ketika Bumi berada dalam posisi yang menerima panas Matahari
maksimum, dan sore hari ketika matahari menjelang “tenggelam” (sekitar
jam 18.30).
Trisandya terdiri dari dua kata,...
Selasa, 30 Oktober 2012
Doa Sehari-Hari Menurut Hindu
Om Swastyastu. Buku ini di-punia-kan kepada umat Hindu di mana pun
berada, sebagai sebuah Jnyana-Yadnya dari kami, dengan harapan dapat
digunakan di saat bersembahyang baik dalam rangka suatu upacara tertentu
maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Kita
mengetahui bersama bahwa pada dewasa ini umat Hindu sedang menghadapi
tantangan yang cukup berat sebagai dampak pengaruh globalisasi dunia
yang tidak hanya menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, maupun
budaya, tetapi juga telah memasuki bidang spiritual.
Oleh karena itu umat Hindu,...
Babad Arya Tegeh Kuri
Arya Kenceng Tegeh Kuri (bukan Kori) adalah anak kandung dari Dalem (Raja). Ada dua kemungkinan ‘Dalem’, yaitu:
Dalem Sri Kresna Kepakisan, raja I setelah pendudukan Majapahit, beristana di Puri Samprangan.
Dalem Agra Samprangan, raja II setelah wafatnya Sri Kresna Kepakisan, juga tetap beristana di Puri Samprangan.
Ketidakjelasan tentang raja yang mana, karena:
Dalam babad Arya Kenceng Tegeh Kuri tidak jelas disebutkan nama Dalem.
Dalam babad Dalem, tidak pernah disebutkan bahwa kedua raja itu pernah mempunyai anak yang ‘dihadiahkan’...
BABAD PASEK GELGEL
SEJARAH KELUARGA PASEK DIAMBIL DALAM BUKU
BABAD PASEK
MAHAGOTRA PASEK SANAK SAPTA RSI
HALAMAN. 163
SEJARAH PEMERINTAHAN
I GUSTI AGUNG PASEK GELGEL
I GUSTI SMARANATHA DAN I GUSTI PASEK GELGEL
DIANGKAT AMANCABHUMI
Raja
Çri Gajah Waktra mengangkat I Gusti Bendesa Mas sebagai Amancabhumi
selaku penguasa di daerah Mas dan sekitarnya. Pada hari Senin Umanis,
wuku Sungsang, musim tanam sasih Karo Tahun Çaka 1257 (Bulan Juli 1335).
Juga diangkat keturunan Sang Sapta Rsi lainnya, antara lain I Gusti
Smaranathadengan tugas sebagai...
WARGA BALI
Keunikan Bali yang lain bisa dilihat lewat bagaimana
manusia Bali melakukan pembinaan kekerabatan secara lahir dan batin.
Manusia Bali begitu taat untuk tetap ingat dengan asal muasal darimana
dirinya berasal. Hal inilah kemudian melahirkan berbagai golongan
di masyarakatnya yang kini dikenal dengan wangsa atau soroh. Begitu
banyak soroh yang berkembang di Bali dan mereka memiliki tempat...
Babad Pulasari / Dalem Tarukan
Mudah-mudahan tiada halangan! Permohonan
maaf hamba ke hadapan arwah para leluhur yang disemayamkan dalam wujud
Ongkara dan selalu dipuja dengan hati suci. Dengan memuja dan memuji
kebesaran Sanghyang Siwa semoga penulis terhindar dari segala kutukan,
derita, cemar, duka-nestapa, dan halangan lainnya. Mudah-mudahan tujuan
hamba yang suci ini berhasil serta bebas dari dosa-dosa karena
menguraikan cerita leluhur di masa lampau, semoga direstui sehingga
mendapat kejayaan, keselamatan, keabadian, panjang usia, sampai dengan
seluruh keluarga...
Bisama Kesucian Pura
Seperti kita ketahui, pura Kahyangan Jagat dibagi
menjadi empat jenis yaitu Pura Kahyangan Jagat yang didirikan
berdasarkan konsepsi Rwa Bhineda, Catur Loka Pala, Sad Winayaka
dan Padma Bhuwana. Ada beberapa pura yang tergolong berfungsi
rangkap, baik sebagai pura Rwa Bhineda, pura Catur Loka Pala maupun
sebagai pura Sad Winayaka dan juga sebagai pura Padma Bhuwana.
Pura Besakih dan Pura Batur di Kintamani adalah pura yang tergolong
...
Daftar Pura Menurut Abjad
Dibandingkan dengan jumlah aslinya,
daftar di bawah ini tidak sampai seperseribunya.
Di luar pura yang dimiliki tiap keluarga, jumlah
pura yang pernah terdaftar pada awal milenium ketiga
ini adalah 12.611 buah pura. Ini terdiri dari 18
Pura Kahyangan Jagat, 930 Pura Dang Kahyangan, 7.661
...
Koleksi Denah Pura
Daftar Pura Dengan Denah - Menurut Abjad
Pura Andakasa
Pura Ayu Semuing
- Tatag Taro
Pura Bale Banjar
Kadewatan
Pura Batu Kurung
dan Pura Subak Babakan
Pura Bale Agung
- Desa Pakraman Catur
Pura Bale Agung
Desa Adat Pakraman Katung
Pura Bale Agung
- Banjar Pilan
Pura...
Pura Swagina
Pura pura ini dikelompokkan berdasarkan
fungsinya sehingga sering disebut pura fungsional. Pemuja dari
pura-pura ini disatukan oleh kesamaan di dalam kekaryaan atau
di dalam mata pencaharian seperti; untuk para pedagang adalah
Pura Melanting, para petani dengan Pura Subak, Pura Ulunsuwi,
Pura Bedugul, dan Pura Uluncarik.
Masih banyak lagi pura swagina seperti
yang terdapat di hotel hotel, perkantoran pemerintah maupun swasta.
...
Pura Kahyangan Tiga
Pembahasan lebih mendalam tentang Pura
Kahyangan Tiga disampaikan oleh Bapak Prof. Drs. I Gusti
Gde Ardana. Di Bawah ini adalah contoh berbagai macam pura dari
berbagai lokasi dengan kekhasannya masing-masing
Pura
Desa
Pura Desa atau Pura Baleagung adalah
tempat pemujaan Tuhan dalam prabawanya sebagai Brahma sang
...
Pura Kahyangan Jagat
Sesuai arti harafiahnya, Pura Kahyangan
Jagat adalah pura yang universal. Seluruh umat ciptaan Tuhan
sejagat boleh bersembahyang ke sana. Pura Kahyangan Jagat
tersebar di seluruh dunia. Di Bali karena berkaitan dengan
sejarah yang berusia panjang, pura Kahyangan Jagat digolong-golongkan
dengan beberapa kerangka (konsepsi). Misalnya kerangka Rwa
Bineda, kerangka Catur Loka Pala dan sebagainya. Semoga
...
Tirta Yatra ke Nusa Penida
Persiapan
Perbekalan yang perlu dipersiapkan adalah:
Sarana persembahyangan berupa Canang, Kewangen, Dupa atau
Wangi wangian, Banten Pejati dan jangan lupa membawa korek api
untuk menyulut dupa. Paling sedikit ada 4 tempat di mana kita
akan bersimpuh berserah diri, mungkin tidak dapat secara keseluruhan...
Aneka Banten
Om Swastyastu,
Kekayaan budaya Bali yang tiada tertandingi
di dunia adalah aneka ragam hasil karya untuk menunjukkan
cinta, hasrat dan hormat kepada Ida Hyang Widhi Wasa. Hasil
karya ini tentu saja memerlukan keahlian, selera keindahan
dan pengertian yang mendalam mengenai makna di balik simbol-
simbol itu. Demikianlah cara leluhur mengajari orang Bali
bagaimana mencintai Tuhan melalui karya indah yang penuh...
Babad Manik Angkeran V
Kyai Anglurah
Made Sakti Di Jenggala Bija
Diceritakan
sekarang Kyai Anglurah Made Sakti, tidak mengikuti
kakaknya, berpindah tempat dari desa Tulikup
menuju Jenggalabija diiringi oleh rakyat lengkap
dengan bawaannya. Jenggala Bija itu dekat dengan
tempat kediaman I Dewa Karang yang dipakai menantu
di wilayah Mambal.
Kyai Anglurah Made Sakti sudah memiliki Puri
di Jenggalabija, sampai kepada rakyatnya sudah
memiliki perumahan sesuai dengan...
Babad Manik Angkeran IV
Anglurah
Pinatih Rsi Menyunting Ida Ayu Puniyawati
Dikisahkan
sekarang Ida Bang Panataran, putra Ida Wang
Bang Tulus Dewa, bertempat tinggal di Bukcabe
Besakih bersama adik sepupunya yang bernama
Ida Bang Kajakauh atau Ida Bang Wayabiya.
Diceriterakan Ida Bang Panataran, mempunyai
seorang putri bernama Ida Ayu Punyawati, cantik
tanpa tanding seperti bidadari layaknya, bahkan
seperti Sanghyang Cita Rasmin yang menjelma.
Banyak para penguasa...
Babad Manik Angkeran III
IDA BANG
MANIK ANGKERAN
BERJUMPA KI DUKUH MURTHI
Diceriterakan
sekarang, pada suatu hari. Ida Sang Pendeta
Danghyang Bang Manik Angkeran berjalan menuju
ke arah Barat Laut, ke arah tempat kediaman
Ki Dukuh Murthi. Tidak diceriterakan di jalan,
sampailah beliau di hutan Jehem, kemudian, menuju
Padukuhan, dan berjumpa dengan Ki Dukuh Murthi.
Keduanya kemudian berbincang-bincang mengenai
mertua Sang Pendeta yakni Ki Dukuh Belatung
...
Babad Manik Angkeran II
IDA BANG
MANIK ANGKERAN
BERJUMPA DUKUH SAKTI BELATUNG
Kembali
diceriterakan keberadaan Ida Bang Manik Angkeran
di Besakih. Beliau membuat pasraman di sebelah
Utara gua, sekitar 300 depa jaraknya dari Gua
itu. pekerjaan beliau sehari-hari melaksanakan
tapa brata yoga samadhi, serta menjaga kebersihan...
Babad Manik Angkeran I
Om AWIGHNAMASTU NAMOSIDDHAM
Terlebih dahulu, kami haturkan
pangaksama mohon maaf sebesar - besarnya ke
hadapan Ida Hyang Parama Kawi - Tuhan Yang Maha
Esa serta Batara - Batari junjungan dan leluhur
semuanya. Agar supaya, tatkala menceriterakan
keberadaan para leluhur yang telah pulang ke
Nirwana, kami terlepas dari kutuk dan neraka.
Juga...
ASTA KOSALA dan ASTA BUMI.
Yang dimaksud dengan Asta Kosala adalah
aturan tentang bentuk-bentuk niyasa (symbol) pelinggih,
yaitu ukuran panjang, lebar, tinggi, pepalih (tingkatan)
dan hiasan.
Yang dimaksud dengan Asta Bumi adalah aturan
tentang luas halaman Pura, pembagian ruang halaman, dan
jarak antar pelinggih.
Aturan tentang Asta Kosala dan Asta Bumi
ditulis oleh Pendeta: Bhagawan Wiswakarma dan Bhagawan Panyarikan.
...